Menanti Hujan

Menanti Hujan

(29 Oktober 2012)

Terhembus

Aroma alam pertanda hujan

Aku mengendus

Mencari sumber pertanda akan hujan

Aku merasakan aroma awan mendung

Penasaran

Hati berkata-kata

Dia mengatai aku yang seperti tak peduli

Pada indahnya awan mendung terbentuk

pada langit yang terlukis mulai menghitam

Jendela menuntun pandangan mata

Pada gumpalan awan menutupi puncak bukit

Sepertinya hari akan berganti adegan

Tokoh matahri akan berganti

Hujan akan memainkan perannya pada panggunga hari

Aku tengadah

Wajah menatap ke atas

Merasakan hembusan angin berdahabat

Jemari alam menyentuh aku dengan sepoi angin

Dalam hati berbekas tinta syukur

Kunanti hujan

Mungkin juga mereka

Dan berharap dia juga

Bersama menanti hujan yang sama

Terkenang memori saat hujan bersama dimasa lalu

yang ini kutulis kemarin,… jogja, 29 oktober 2012

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s