BADUT BERDASI

BADUT BERDASI

Minggir!

Ada tuan-tuan yang lewat!

Para serdadu berteriak

Berbadan tegap, tampang beringas

Roda dua menyingkir

Apalagi hanya sekelas becak

Yang dianggap tak layak bersanding

Dengan kuda mewah sang tuan

Dimana rakyatku?

Kami disini, tuan…

Rakyat serempak memberi jawaban

Namun dengan intonasi yang tak sama

Berselimut Jas mewah

Khas mereka yang berlabel terhormat

Lidah mereka berbalut emas

Menelurkan kata-kata penghiburan

Lakon menipu?

Sepertinya memang begitu

Dan sudah biasa begitu

Itu biasa

Gelar kehormatan melekat

pada wajah

dada

dan seluruh tubuh

Mereka bekerja untuk rakyat

untuk menyiksa

untuk memeras

keringat dan darah

Harta Negeri ini dijarah

Sang tuan,

Siapa dia?

Dia badut

Badut dengan polesan lukisan pada wajahnya

Rakyat tertipu

Topeng wajah sang tuan

Berlakon malaikat membungkus iblis

Hei kalian!

Lihatlah borok sekujur tubuhnya

Dia seperti tikus berpenyakitan

Mengapa kalian Buta?

Ataukah dibutakan?

Sengaja buta?

Karna sudah biasa?

Dia menjilat keringat kalian!

Hei!

Sadarlah!

Lidahnya sudah sampai di dekat jantungmu

Hendah menjilat sisa darah tak berdayamu

                Krispinus Haruman

Juni 2015

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s